Home

2.678 Personel Dikerahkan Amankan MotoGP 2026 Sirkuit Mandalika Lombok

Oleh Amril Amarullah 07 Okt 2026 17:47 WIB Kategori: Aheadline

MATARAM (Mtimes) – Ajang balap motor internasional atau MotoGP Mandalika 2026 atau Pertamina Grand Prix of Indonesia diselenggarakan pada 9 hingga 11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Berbagai persiapan mulai dilakukan panitia salah satunya yakni pengamanan.

Persiapan pengamanan sendiri sudah memasuki tahap akhir dengan melibatkan 2.678 personel gabungan. Pengamanan ajang balap motor internasional tersebut dikemas melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026 yang berlangsung selama 12 hari, mulai 5 hingga 16 Oktober 2026.

Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Eks Bandara Selaparang, Mataram. Dalam apel tersebut turut hadir Wakapolda NTB bersama jajaran PJU Polda NTB, Gubernur NTB, Danrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Dansat Brimob, serta para Kapolres/ta se-Pulau Lombok. Sejumlah unsur lain juga terlibat, di antaranya Kabinda NTB, Basarnas NTB, sejumlah kepala dinas Pemprov NTB, Direktur Utama ITDC, MGPA, serta mitra Kamtibmas dari berbagai elemen masyarakat.

Kapolda NTB mengatakan apel gelar pasukan menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang akan terlibat dalam operasi. Pemeriksaan tersebut mencakup kesiapan personel hingga sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pengamanan.

“Apel gelar pasukan ini penting untuk menentukan kesiapan seluruh personel dari stakeholder yang terlibat, termasuk kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung penyelenggaraan operasi,” ujar Kalingga, Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Eks Bandara Selaparang, Mataram.

Menurut Kalingga, Operasi Mandalika Rinjani 2026 merupakan operasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai unsur untuk memastikan seluruh rangkaian MotoGP Indonesia berjalan aman, lancar, dan kondusif. Operasi tersebut berlangsung selama 12 hari dengan cakupan pengamanan sebelum pelaksanaan, saat event berlangsung, hingga pasca kegiatan.

“Operasi yang kita selenggarakan kali ini diberi nama Ops Mandalika Rinjani 2026, yang merupakan operasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan penyelenggaraan internasional Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang akan berlangsung tanggal 9 hingga 11 Oktober mendatang,” ungkapnya dilansir dari koranjakarta.com.

Sebanyak 2.678 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan MotoGP 2026. Personel tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga elemen masyarakat.

Kalingga menilai keterlibatan berbagai unsur tersebut penting agar seluruh aspek pengamanan dapat dilakukan secara terpadu. Terlebih, penyelenggaraan MotoGP tidak hanya berkaitan dengan aktivitas balapan, tetapi juga melibatkan pergerakan wisatawan, penonton, pembalap, kru, serta kegiatan pendukung di sejumlah wilayah NTB.

Karena itu, Kapolda meminta seluruh personel yang terlibat menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia juga menekankan agar setiap personel melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan profesionalisme.

“Saya berharap seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas ini dengan baik sesuai tupoksi, didasari rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab, sehingga operasi ini benar-benar mendatangkan hasil sesuai harapan, yaitu suksesnya penyelenggaraan MotoGP 2026 dengan aman dan lancar,” tegas Kalingga.

Selain memastikan keamanan selama event, pengamanan MotoGP juga menjadi bagian dari upaya NTB menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah kegiatan bertaraf internasional. Menurut Kalingga, keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan dapat menjadi gambaran kemampuan daerah dalam mengelola event dengan skala internasional.

Kalingga mengatakan keberhasilan MotoGP 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat NTB. Penyelenggaraan yang aman dan lancar juga dinilai dapat memberikan dampak terhadap citra Indonesia di mata masyarakat internasional.