Home

Guru Diduga Pelaku Pelecehan di SMKN 27 Jakarta Telah Diberhentikan

Oleh Amril Amarullah 07 Okt 2026 18:19 WIB Kategori: Aheadline

JAKARTA (Mtimes) – Seorang guru seni di SMKN 27 Jakarta berinisial K saat ini telah dibebastugaskan akibat dugaan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap sejumlah murid di lingkungan sekolah.

Kasus ini mencuat setelah akun @nrfsyahab di media sosial Threads membagikan pengalamannya dicubit hingga lebam oleh guru seni budaya tersebut saat tidak hafal materi alat musik. Selain kekerasan fisik, guru yang bersangkutan juga dilaporkan melakukan pelecehan seksual.

Menyikapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan guru yang juga pelaku pelecehan terhadap siswa di SMK Negeri 27 Jakarta telah diberhentikan dan tidak lagi diberikan kesempatan untuk menjadi tenaga pendidik di Jakarta.

“Saya sudah meminta untuk diberikan sanksi sekeras-kerasnya, setegas-tegasnya, dan tidak diberikan kesempatan kepada yang bersangkutan menjadi pendidik,” tegas Pramono di Balai Kota, Jakarta, Rabu.

Dia menilai tindakan tersebut telah mencoreng marwah dari tenaga pendidik. Untuk itu, dia telah meminta agar pelaku tidak lagi diberi kesempatan menjadi guru di seluruh sekolah di Jakarta.

“Karena apa yang dilakukan sudah betul-betul mencederai kepercayaan publik selama ini kepada yang bersangkutan, yang sudah menjadi pendidik. Jadi, enggak bisa lagi menjadi pendidik di Jakarta,” ujar Pramono, dikutip dari Antaranews.

Di sisi lain, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial mengatakan Chico Hakim mengatakan guru tersebut saat ini telah dibebastugaskan.

Dia menyebutkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menolerir perilaku kekerasan dan pelecehan dalam bentuk apapun, terlebih di lingkungan sekolah. “Yang bersangkutan sudah dibebastugaskan dari sekolah tersebut,” ungkap Chico.

Sebelumnya, seorang guru di SMKN 27 Jakarta diduga melakukan kekerasan dan pelecehan terhadap sejumlah siswa.

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang warganet mengunggah pengakuannya di media sosial Threads.

Warganet dengan akun @nrfsyahab itu mengaku pernah menjadi siswa SMP yang dididik oleh guru tersebut.

Dalam unggahannya, dia menyebutkan guru tersebut merupakan guru seni budaya yang kerap memberikan hukuman fisik kepada siswa yang tidak hafal sejumlah materi pelajaran, di antaranya suling dan pianika. Dia pun mengaku pernah dicubit hingga menimbulkan lebam.

“Setiap ada hafalan suling/pianika yang enggak hafal pokoknya kena cubitannya dia yang sampai keungu-unguan,” tulis akun tersebut. Menurut dia, tindakan tersebut dilakukan terhadap siswa laki-laki maupun perempuan.