JAKARTA (Mtimes) – Berdasarkan peringatan dini dan prospek cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat sejumlah wilayah di Indonesia yang masuk dalam status Siaga dan waspada cuaca ekstrem (hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang) menjelang awal November.
Kondisi ini dipicu oleh masa peralihan serta mundurnya awal musim hujan yang baru mulai merata pada akhir Oktober hingga awal November.
“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan,” kata Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna di Manado, Senin.
Dia menjelaskan, El Nino dengan intensitas sangat kuat dengan indeks NINO 3.4 +2.76 dan Southern Oscillation Index (SOI) -19.7 menyebabkan terhambatnya pertumbuhan awan yang mengakibatkan penurunan curah hujan, kekeringan, serta tingginya risiko kebakaran.
Sementara prediksi spasial Madden Julian Oscillation (MJO) akan berpengaruh dan berkontribusi terhadap peningkatan proses pembentukan awan hujan di wilayah Sulawesi Utara pada akhir pekan,
Labilitas lokal yang kuat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan disertai kilat/petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.
BMKG memperkirakan hingga Jumat (30/10) cuaca di Sulawesi Utara berpotensi cerah hingga hujan ringan.
Sementara di hari Sabtu (31/10), potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sedangkan hari Minggu (01/11), cuaca akstrem dapat terjadi di Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Wilayah Status SIAGA (Potensi Hujan Lebat – Sangat Lebat)
Kombinasi fenomena atmosfer dan pertumbuhan awan konvektif tebal membuat wilayah berikut berada dalam kategori Siaga dampak hidrometeorologi (seperti banjir dan longsor):
Pulau Jawa: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Pulau Sumatra: Aceh, Bengkulu, dan Sumatera Barat.
Pulau Kalimantan: Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.
Pulau Sulawesi: Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.
Kepulauan Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Barat (NTB)
dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Indonesia Timur: Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan seluruh wilayah Papua lainnya.
Wilayah Waspada Angin Kencang
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang diprediksi melanda beberapa area pada awal November, antara lain: Banten, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat.