JAKARTA (Mtimes) – Jagat media sosial ramai memperbincangkan sebuah foti rapat terbatas Presiden Prabowo yang dipublikasikan pada Selasa, (3/11/2026). Yang menarik, dalam foto tersebut tidak tampak Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Perbincangan semakin menguatkan bahwa Seskab Teddy menghilang muncul di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden oleh tersangka Jenderal Listyo Sigit.
Ketidakhadiran Teddy dalam foto rapat memunculkan pertanyaan mengenai keberadaannya, bahkan spekulasi tentang pergantian jabatan Sekretaris Kabinet. Namun, dokumentasi agenda Presiden lainnya pada hari yang sama memperlihatkan Teddy masih mendampingi Prabowo.
Dilansir dari topik.id, hingga Rabu (4/11/2026), belum ada pengumuman resmi mengenai pencopotan Teddy maupun keterangan penyidik yang mengaitkannya sebagai pelaku dalam perkara dugaan penyadapan.
Spekulasi bermula setelah Teddy tidak tampak dalam dokumentasi rapat terbatas Presiden Prabowo bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/11/2026). Rapat itu membahas perkembangan ekonomi nasional dan penguatan ketahanan energi.
Meski tak terlihat dalam foto rapat tersebut, Teddy muncul dalam dokumentasi kegiatan Presiden lainnya, yakni pemberian taklimat kepada sekitar 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan.
Dalam dokumentasi kegiatan itu, Teddy tampak berada di dekat Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria juga menyampaikan bahwa dirinya dihubungi oleh Seskab untuk mengikuti agenda tersebut.
Keterangan dan dokumentasi itu memperlihatkan bahwa Teddy masih menjalankan tugas koordinasi kegiatan kepresidenan pada 3 November 2026. Karena itu, ketidakhadirannya dalam satu rangkaian foto tidak dapat dijadikan bukti pemberhentian dari jabatan.
Isu Pergantian Seskab Teddy
Di tengah perbincangan tersebut, beredar pula spekulasi tentang kemungkinan pergantian Sekretaris Kabinet. Nama Kapten Dali Darulqutni disebut dalam sebagian pemberitaan sebagai sosok yang dikaitkan dengan isu pengganti Teddy.
Namun, informasi tersebut masih berupa spekulasi. Hingga 4 November 2026 belum ada keputusan resmi pemerintah yang menyatakan Teddy diberhentikan atau menyebut penggantinya.