Home

Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Jakarta, 20.980 Personel TNI Disiapkan

Oleh Helmi 05 Nov 2026 11:08 WIB Kategori: Metropolitan

JAKARTA (Mtimes) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat memperkuat pengamanan di wilayah Ibu Kota dengan menyiapkan 20.980 personel TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Menurut Pramono, penguatan pengamanan tersebut merupakan bagian dari kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, kata dia, mendukung setiap kebijakan yang bertujuan menjaga keamanan dan stabilitas Ibu Kota.

Ia menegaskan, urusan pertahanan dan keamanan bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah, melainkan pemerintah pusat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menghormati sekaligus mendukung kebijakan penebalan kekuatan pengamanan tersebut.

Pramono menilai, penguatan pengamanan diperlukan untuk memastikan Jakarta tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif. Terlebih, Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, perekonomian nasional, sekaligus kota global.

Iring-iringan kendaraan TNI AL

Stabilitas keamanan menjadi faktor penting agar aktivitas masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, serta kegiatan perekonomian dapat berlangsung dengan baik.

Sementara itu, terkait berbagai spekulasi mengenai latar belakang pengerahan pasukan dalam jumlah besar tersebut, Pramono memilih tidak memberikan tanggapan lebih jauh. Ia menyerahkan penjelasan mengenai kebijakan tersebut kepada pemerintah pusat dan institusi yang memiliki kewenangan.

20.980 Personel TNI AL Disiapkan

Penguatan pengamanan di wilayah Jakarta melibatkan total 20.980 personel TNI AL. Pengerahan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi melalui Surat Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Mobilisasi personel dilakukan secara bertahap mulai 2 hingga 4 November 2026. Dalam pelaksanaannya, pasukan ditempatkan di bawah kendali operasi (BKO) Kodam Jaya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi sekaligus memperkuat kesiapsiagaan pengamanan di wilayah Jakarta.

Pramono pun menyampaikan apresiasi atas langkah penebalan kekuatan pengamanan tersebut. Menurutnya, keamanan Jakarta harus menjadi perhatian bersama mengingat peran strategis kota ini bagi Indonesia.

“Apa pun, Jakarta ini adalah ibu kota negara, kota global, pusat perekonomian nasional. Sehingga kalau kemudian ada penebalan keamanan, saya sebagai Gubernur Jakarta menyampaikan rasa terima kasih,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/11/2026).