Rupiah Menguat di Level Rp17.925, Penurunan Harga Minyak Jadi Penopang

JAKARTA (Mtimes) – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pada Rabu (30/9/2026), seiring penurunan harga minyak dunia yang meredakan kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi.

Rupiah dibuka menguat 56 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.925 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.981 per dolar AS.

Lukman Leong analis Doo Financial mengatakan, penurunan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor yang menopang penguatan rupiah pada perdagangan hari ini.

“Penguatan ini didukung oleh harga minyak dunia yang turun cukup besar oleh berita bahwa Arab Saudi melanjutkan kembali setengah dari ekspor minyak mentah melalui jalur pipa Timur-Barat,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Harga minyak turun di tengah tanda-tanda membaiknya pasokan dari Timur Tengah, termasuk kembali berjalannya ekspor minyak Arab Saudi melalui jalur pipa Timur-Barat pascaperbaikan kerusakan akibat serangan pesawat nirawak.

Peningkatan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz juga turut meredakan kekhawatiran mengenai pasokan dalam waktu dekat.

Tagging :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *