WhatsApp Uji Fitur Restricted Chat, Percakapan Pribadi Tak Bisa Dibuka di Perangkat Tertaut

JAKARTA, (Mtimes) — WhatsApp menguji fitur privasi baru bernama Restricted Chat yang memungkinkan pengguna membatasi akses ke percakapan tertentu. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengamankan chat sensitif agar hanya bisa dibuka melalui ponsel utama, bukan perangkat lain yang terhubung ke akun yang sama.

Laporan detikInet pada 6 Oktober 2026 menyebutkan, fitur tersebut masih dalam tahap pengujian. WhatsApp merancang Restricted Chat untuk memberikan kendali lebih besar kepada pengguna dalam melindungi percakapan pribadi.

Fitur ini menjadi perhatian karena banyak pengguna mengakses WhatsApp melalui beberapa perangkat sekaligus, seperti ponsel tambahan, tablet, dan komputer. Kondisi tersebut membuat pengaturan akses menjadi penting, terutama bagi pengguna yang menyimpan informasi pekerjaan, urusan keluarga, atau data pribadi dalam percakapan.

Cara Kerja Restricted Chat WhatsApp

Restricted Chat berfokus pada pembatasan akses percakapan melalui perangkat tertaut. Berdasarkan laporan detikInet, pengguna tidak dapat membuka chat yang dibatasi melalui WhatsApp Web, aplikasi desktop, tablet, maupun ponsel sekunder yang terhubung ke akun yang sama.

Dengan mekanisme tersebut, pengguna bisa tetap memakai WhatsApp di berbagai perangkat untuk komunikasi sehari-hari tanpa harus memberikan akses yang sama terhadap seluruh percakapan.

Sebagai contoh, pengguna yang memakai WhatsApp untuk urusan pekerjaan sekaligus komunikasi pribadi dapat membatasi akses ke percakapan tertentu. Dengan begitu, chat yang dianggap sensitif mendapatkan perlindungan tambahan.

Meski demikian, pengguna perlu memahami bahwa Restricted Chat masih dalam tahap pengujian. WhatsApp belum memastikan ketersediaan fitur tersebut secara luas, sehingga mekanisme penggunaan dan jadwal peluncurannya masih perlu menunggu informasi resmi.

Perbedaan Restricted Chat dan Kunci Chat

Sebelum menguji Restricted Chat, WhatsApp telah menyediakan fitur Kunci Chat atau Chat Lock untuk membantu pengguna melindungi percakapan tertentu.

Fitur Kunci Chat memungkinkan pengguna memindahkan percakapan ke folder khusus yang memerlukan autentikasi, seperti kode sandi atau biometrik. WhatsApp juga menyediakan opsi kode rahasia untuk menyembunyikan folder chat terkunci dari daftar percakapan utama.

Sementara itu, Restricted Chat memiliki fokus berbeda. Kunci Chat membantu melindungi percakapan melalui mekanisme penguncian, sedangkan Restricted Chat yang sedang diuji berfokus pada pembatasan akses melalui perangkat lain yang tertaut.

Kedua fitur tersebut sama-sama bertujuan meningkatkan privasi pengguna, tetapi mekanisme perlindungannya tidak identik.

Tips Menjaga Privasi WhatsApp

Sambil menunggu Restricted Chat tersedia secara luas, pengguna dapat melakukan beberapa langkah untuk menjaga keamanan percakapan pribadi.

Pertama, periksa perangkat tertaut secara berkala. Buka menu Perangkat Tertaut untuk melihat perangkat yang terhubung ke akun WhatsApp. Jika menemukan perangkat yang tidak dikenal atau sudah tidak digunakan, segera keluarkan perangkat tersebut dari akun.

Kedua, aktifkan verifikasi dua langkah. Fitur ini menambahkan lapisan perlindungan pada akun WhatsApp. Jangan membagikan kode verifikasi kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas WhatsApp.

Ketiga, gunakan fitur Kunci Chat. Pengguna dapat memanfaatkan fitur ini untuk melindungi percakapan yang berisi informasi pribadi atau data penting.

Keempat, aktifkan kunci layar ponsel. Gunakan PIN, kata sandi, sidik jari, atau pengenalan wajah agar orang lain tidak mudah membuka perangkat tanpa izin.

Kelima, perbarui aplikasi secara berkala. Pastikan pengguna mengunduh pembaruan WhatsApp melalui toko aplikasi resmi untuk mendapatkan fitur dan peningkatan keamanan yang tersedia.

Pengujian Restricted Chat menunjukkan upaya WhatsApp untuk memberikan pilihan perlindungan privasi yang lebih spesifik bagi pengguna yang mengakses akun melalui beberapa perangkat.

Namun, pengguna tetap perlu menunggu pengumuman resmi mengenai peluncuran fitur tersebut. Sambil menunggu, memeriksa perangkat tertaut, mengaktifkan verifikasi dua langkah, dan menggunakan Kunci Chat dapat membantu menjaga percakapan pribadi dari akses yang tidak diinginkan. (Yudi Purwanto)

Tagging :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *