Wamenkop Pastikan Operasional KDKMP Di Magelang Berjalan Lancar
MAGELANG (Mtimes) – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menyebut operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berjalan tanpa kendala berarti.
Hal itu disampaikannya usai memantau operasional enam titik KDKMP di Kabupaten Magelang, Kamis (15/10/2026).
Secara berturut-turut, Wamenkop mengunjungi KDKMP Ngargogondo, Tuksongo, Borobudur, Wringinputih, Kembanglimus, dan Tanjung Muntilan. Kunjungan di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, menjadi titik keenam sekaligus penutup rangkaian pemantauan sejak pagi.
“Alhamdulillah di beberapa titik yang kita kunjungi, enam titik ini, tidak ada kendala yang berarti, hanya dibutuhkan masifikasi literasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Wamenkop.
Turut hadir mendampingi Wamenkop dalam kunjungan pemantauan tersebut adalah Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop) Destry Anna Sari, Direktur Pemasaran Perum Bulog Jatmiko, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Linda, serta Komandan Kodim Magelang Letkol Satrio.
Wamenkop mengatakan keenam KDKMP tersebut telah beroperasi dengan omzet yang beragam. Transaksi dapat dilakukan secara tunai maupun nontunai. Ia menyebut sistem pemesanan (purchase order/PO) dan rantai pasok mulai berjalan.
Di setiap titik yang dikunjungi, tersedia stok beras Bulog sebanyak 500 kilogram yang dipasok bertahap. Koperasi juga menyediakan LPG, pupuk, MinyaKita, gula, serta kebutuhan sehari-hari lain.
Fasilitas pendukung seperti truk, mobil pick up, kendaraan roda tiga, air, dan listrik disebut telah lengkap. Pemerintah juga akan mempercepat suplai dari pemasok.
“Pak Presiden ingin memastikan dan memerintahkan agar operasionalisasi KDKMP ini berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan,” tambahnya.
Direktur Pemasaran Perum Bulog, Jatmiko, pada kesempatan yang sama menyatakan KDKMP yang dikunjungi hari ini 100 persen, memperoleh suplai beras dari Bulog. Saat ini Bulog telah memasok 1.250 titik di seluruh Indonesia dan akan menambah sekitar 8.000 titik lagi.
“Target pemerintah adalah di setiap desa ada, dan desa di Indonesia itu ada 80.000 titik lebih,” kata Jatmiko.
Ia menegaskan dukungan tidak hanya datang dari Bulog, tetapi juga BUMN lain, seperti Pertamina, bank-bank Himbara, ID Food, Pos Logistik, dan LPDB. Seluruhnya akan bersinergi dengan Agrinas Pangan yang mengelola KDKMP.

