Amankan Demo, 9.505 Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan

JAKARTA (Mtimes) – ​Polda Metro Jaya bersama TNI mengerahkan sebanyak 9.505 personel gabungan untuk mengamankan 26 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum (unjuk rasa) dan 26 kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Selasa.

​”Konsep pengamanan kita hari ini adalah memberikan pelayanan kepada warga negara sebagai wujud bahwa negara kita adalah negara demokrasi,” kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto saat memimpin apel kesiapan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa.

​Dadang menegaskan penyampaian pendapat merupakan hak warga negara yang harus dihormati dan difasilitasi. Kehadiran personel gabungan bertujuan memastikan setiap warga dapat menjalankan hak dan aktivitasnya secara aman.

​Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga profesionalisme, mengendalikan emosi, serta mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan.

Menurut dia, dikutip dari Antaranews, seluruh tindakan harus dilakukan secara terukur, proporsional, dan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

​Adapun rincian personel gabungan tersebut terdiri atas 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI Jakarta, dan 170 personel pengamanan dalam (Pamdal). Petugas ditempatkan di sejumlah titik kegiatan dengan mengedepankan pelayanan, komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif.

​Dalam kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan pentingnya kehadiran sinergi TNI-Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia meminta petugas memberikan ruang bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara tertib.

​”Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta,” ujar Deddy.

Tagging :