Pemerintah Percepat Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Gunung Krakatau
BANTEN – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memperkuat operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga orang kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda.
“Kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas penyisiran wilayah perairan,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun di Bandarlampung, Rabu seperti dilansir dari Antaranews.
Dia mengatakan Polri bersama Basarnas dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian, personel dan sarana pun telah disiagakan untuk mendukung operasi SAR ini.
“Memasuki hari kedua pencarian, personel Kepolisian dari KP.XXV-1001 dan KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang bersama dua personel KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri serta Basarnas Lampung diterjunkan dalam operasi SAR gabungan,” kata dia.
Ia mengatakan fokus saat ini yakni menemukan dan memberikan pertolongan kepada seluruh anggota rombongan yang masih dalam pencarian dengan memperluas penyisiran sejumlah wilayah perairan yang dinilai menjadi bagian dari jalur atau lokasi yang berkaitan dengan keberadaan rombongan.
Sementara, Anggota Komisi I DPR Iman Sukri meminta pencarian lima jurnalis yang hilang kontak sejak Senin (7/9) saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di kawasan perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten dioptimalkan.
“Setiap waktu sangat berharga. Kami meminta seluruh pihak memaksimalkan sumber daya dan memperluas area pencarian, prioritas utama adalah menemukan seluruh korban secepat mungkin dalam keadaan selamat,” kata Iman dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Legislator bidang komunikasi itu menekankan keselamatan jurnalis harus menjadi prioritas utama. Ia mendorong seluruh unsur SAR, mulai dari personel hingga armada kapal dan peralatan komunikasi, saling bersinergi agar operasi penyelamatan kelima jurnalis itu berjalan terukur dan optimal.
Kelima jurnalis tersebut, yakni M. Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA Biro Banten), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (kantor berita Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas). Mereka hilang kontak bersama tiga kru kapal cepat Arupadhatu 1.

