Film Lingsir Wengi Motel Malioboro Ungkap Misteri Lewat Poster dan Trailer, Tayang 22 Oktober 2026
MTIMES, JAKARTA – Misteri mulai perlahan terbuka dalam film horor terbaru Lingsir Wengi Motel Malioboro. Film produksi LAB Pictures tersebut resmi memperkenalkan official poster dan official trailer kepada publik, Kamis (10/9/2026) di Plaza Senayan, Jakarta Selatan.
Peluncuran poster dan trailer menjadi langkah awal untuk memperlihatkan atmosfer mencekam sekaligus memperkenalkan karakter-karakter yang akan membawa penonton masuk ke dalam cerita.
Meski sejumlah potongan adegan mulai diperlihatkan, misteri utama dalam Lingsir Wengi Motel Malioboro masih disimpan rapat. Visual dalam trailer justru memberikan sejumlah petunjuk yang membuat penonton semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di motel tua kawasan Malioboro tersebut.
Film yang disutradarai Adhe Dharmastriya dengan skenario karya Evelyn Afnilia ini tidak hanya menawarkan teror dan ketegangan. Ceritanya juga memadukan unsur petualangan, persahabatan, pengkhianatan, hingga kisah cinta yang saling berkaitan dalam perjalanan para tokohnya.
Adhe Dharmastriya mengatakan, melalui film ini, ia ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya membuat penonton merasa takut, tetapi juga ikut terbawa secara emosional.
“Lingsir Wengi Motel Malioboro bukan hanya tentang horor. Ada petualangan, persahabatan, pengkhianatan, dan kisah cinta yang saling terhubung dalam perjalanan para karakternya,” ujar Adhe Dharmastriya.
Menurut dia, di balik ketegangan dan misteri yang dibangun, terdapat cerita mengenai keikhlasan serta proses seseorang untuk belajar menerima dan melepaskan.
“Perpaduan itu yang ingin saya hadirkan agar penonton mendapat pengalaman yang lengkap, ikut merasa takut, penasaran, sekaligus tersentuh oleh ceritanya,” katanya.
Bermula dari Kamar Terlarang
Cerita Lingsir Wengi Motel Malioboro berpusat pada Putik, seorang perempuan yang memiliki kemampuan melihat sekaligus berkomunikasi dengan makhluk tak kasatmata.
Bersama Ryan, Aro, Anggie, dan Dita, Putik memanfaatkan kemampuan tersebut untuk membangun kanal horor bernama DuniaHorror62.
Namun, popularitas yang mereka dapatkan ternyata membawa persoalan tersendiri bagi Putik. Sosok-sosok yang pernah ditemuinya terus mengikuti dan mengganggu kehidupannya hingga membuatnya merasa lelah.
Di sisi lain, Ryan yang memiliki jiwa petualang sekaligus terobsesi dengan kompetisi ingin membawa kanal mereka ke tingkat popularitas yang lebih tinggi.
Mereka kemudian mendatangi sebuah motel tua di kawasan Malioboro yang menyimpan sebuah kamar terlarang.
Kamar tersebut konon telah ditutup sejak kematian misterius seorang perempuan beberapa tahun sebelumnya.
Meski telah mendapatkan peringatan, mereka tetap masuk ke dalam kamar tersebut. Di sana, mereka menemukan sebuah tape recorder yang menyimpan rekaman lagu Lingsir Wengi.
Keputusan untuk memutar rekaman tersebut kemudian menjadi awal dari rangkaian teror yang semakin sulit dihentikan.
Suara nyanyian mulai terdengar dari tempat-tempat yang tidak terduga. Putik juga mengalami berbagai penglihatan mengerikan yang membawanya menelusuri masa lalu motel tersebut.
Perlahan, sebuah kekuatan penuh amarah mulai menjadikan kemampuan Putik sebagai pintu masuk.
Misteri dan Konflik Persahabatan
Penulis naskah Evelyn Afnilia mengatakan, kekuatan cerita film ini salah satunya terletak pada cara misteri dibangun melalui karakter.
Menurut Evelyn, poster dan trailer yang telah dirilis memang sengaja hanya memberikan gambaran awal mengenai dunia cerita tanpa membongkar seluruh rahasia yang terdapat dalam film.
“Yang menarik dari Lingsir Wengi Motel Malioboro adalah bagaimana rasa penasaran dibangun dari cerita dan karakter. Jadi ketika penonton melihat poster dan trailer, mereka mendapatkan sedikit gambaran, tetapi masih ada banyak …(IDR)

