Home

Menteri Jumhur Ajak Serikat Pekerja PLN Selamatkan Ekosistem Hijau Danau Toba

Oleh Amril Amarullah 29 Okt 2026 12:47 WIB Kategori: Aheadline

MEDAN (Mtimes) – Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengatakan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Serikat Pekerja Perusahaan Listrik Negara (SP PLN) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka Tobat Ekologis.

Dimulai dengan touring mobil listrik, start dari PLN Medan, Sumatera Utara, untuk mengkampanyekan pentingnya pengurangan emisi dengan mobil listrik. Kemudian ke Danau Toba untuk menebar benih ikan dan penanaman pohon.

“Di perjalanan, kita menebar kebaikan dengan cara menebar ikan di Danau Toba, ikan yang memang ikan endemik di danau di sini. Selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan penanaman pohon dan ada peresmian SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum),” kata Menteri Jumhur saat singgah di Danau Toba untuk menebar benih ikan, Rabu, 28 Oktober 2026.

Menurut Menteri Jumhur, semua yang dilakukan ini merupakan bagian dari membangun ekosistem dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca di Indonesia. Kali ini dimulai dari Sumut dan nanti akan dilanjutkan secara nasional.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Abrori mengatakan, SP PLN mengucapkan terima kasih kepada Menteri LH Moh Jumhur Hidayat sudah meluangkan waktunya untuk menghadiri kegiatan SP PLN.

“Kawan-kawan DPD SP PLN Sumatera Utara melaksanakan kegiatan touring dari Medan ke Prapat. Di samping itu juga kami juga menebar benih ikan di Danau Toba. Berikutnya nanti kita juga akan menanam pohon bersama Pak Menteri. Ini merupakan kegiatan dari apa yang dikampanyekan kita semua, bagaimana mengurangi emisi gas buang dan tentu pohon merupakan salah satu proses yang menyerap dekarbonisasi,” kata Abrori.

Menurut Abrori, program ini dimulai dari Sumatera Utara kemudian berlanjut ke Aceh hingga Papua. “Jadi setiap pegawai insan PLN akan menanam 1 pohon. Apa yang dilakukan SP PLN tersebut merupakan program yang ditujukan untuk generasi penerus berikutnya.

Selanjutnya, Menteri Jumhur dan rombongan melakukan kegiatan seremonial penanaman pohon di Taman Eden di Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Aktivis lingkungan dan perintis sekaligus pengelola Taman Eden 100 Marandus Sirait mengatakan, pohon yang ditanam adalah pohon khas Toba. Selanjutnya akan ada penanaman berikutnya bekerja sama dengan PLN untuk menanam pohon di beberapa sekolah.

Pohon yang ditanam digaransi tidak akan mati dalam kurun waktu satu tahun. Jadi misal dari 10 pohon yang ditanam maka harus tumbuh 10 pohon.

“Meskipun dalam seremonial kali ini hanya ditanam beberapa pohon tapi manfaatnya akan sangat luar biasa dan akan memotivasi kegiatan peghijauan di kawasan Danau Toba,” kata Marandus Sirait.

Menteri Jumhur mengatakan, dirinya baru saja melakukan penanaman pohon endemik yang ada di Taman Eden di kawasan Danau Toba yang dikonservasi dan reservasi oleh Marandus dan kawan kawan.

Pemerintah melalui KLH sangat menghargai apa yang dilakukan Marandus Sirait dan kawan kawan, serta PLN yang melakukan kolaborasi dalam kegiatan penanaman pohon ini.

“Terima kasih PLN, kami juga mengundang korporasi-korporasi lain untuk ikut serta melakukan hal yang sama. Banyak wilayah pengabdian kepada bangsa melalui pemeliharaan lingkungan, melalui pemuliaan bumi. Ini merupakan contoh baik dan mudah-mudahan bisa dilanjutkan,” kata Menteri Jumhur.

Menurut Menteri Jumhur, apa yang dilakukan ini merupakan bagian dari kerja internasional, bukan hanya nasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Karena sebanyak mungkin pohon yang ditanam itu bisa mengurangi emisi gas rumah kaca dan itu juga membantu mengurangi peningkatan suhu bumi yang sangat berbahaya bagi masyarakat sebagaimana apa yang disebut dengan climate change atau perubahan iklim.

“Tidak ada 1 miliar pohon yang tidak dimulai dari 1 pohon yang ditanam. Hari ini kita sudah mulai dan ini merupakan bagian dari ratusan ribu, bahkan jutaan pohon yang akan ditanam bersama-sama. Terima kasih Pak Marandus Sirait dan masyarakat yang ada di sini, mudah-mudahan Tuhan memberkati kita semua,” pungkas Menteri Jumhur.