Gas Air Mata Pecah di Jalan Imam Bonjol, Massa Dipukul Mundur

JAKARTA, (Mtimes) – Massa aksi yang mengaku sebagai bagian dari KOMITE SADAR membubarkan diri setelah polisi menembakkan gas air mata di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026), sekitar pukul 18.06 WIB.

Sebelum membubarkan diri, massa sempat bernegosiasi dengan polisi untuk meminta akses menuju Bundaran HI. Namun, polisi menolak permintaan tersebut dan menutup perempatan jalan menggunakan barikade perisai.

Menjelang malam, massa mulai berusaha mendorong mundur barikade polisi. Petugas yang berlindung di balik perisai merespons dengan terus mendorong massa. Situasi kemudian memanas ketika sekitar pukul 18.06 WIB terdengar lima kali letusan yang disertai nyala api di langit.

Tak lama kemudian, kepulan asap gas air mata menyebar di sekitar lokasi dan memaksa massa mundur.

Setelah situasi memanas, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto mendatangi lokasi untuk memantau keadaan. Ia meminta jajarannya tetap bersiaga menghadapi situasi tersebut.

“Tahan ya, terus tahan,” kata Dadang kepada seorang petugas yang mengenakan pelindung diri.

“Teman-teman bertahan ya,” ujar Dadang kepada personel lain yang berjaga di depan Menara The City Tower.

Dadang juga sempat berhenti ketika mendengar massa masih berorasi meski matahari telah terbenam. Ia mengamati massa dari seberang jalan sambil menggunakan ponselnya, sebelum kembali melanjutkan pemantauan di lokasi.

Tagging :