Masjid Apung An-Nur Ancol, Masjid Unik Berbentuk Bahtera Bikin Jemaah Takjub

JAKARTA (Mtimes) – Tak harus memiliki kubah besar untuk tampil memikat. Masjid Apung An-Nur di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, justru hadir dengan desain arsitektur menyerupai bahtera kapal yang berdiri di atas laut. Keunikan bangunan, semilir angin laut, serta suasana yang menenangkan menjadikan masjid ini daya tarik baru bagi jemaah dan wisatawan yang ingin menikmati wisata religi di Ibu Kota.

Masjid yang dirancang arsitek kenamaan Indonesia, Andra Matin, ini memiliki luas bangunan 2.241 meter persegi. Desainnya terinspirasi dari kekayaan maritim Indonesia, yang diwujudkan melalui tiga elemen utama, yakni badan kapal, layar kapal, dan tiang-tiang kapal.

Secara keseluruhan, bangunan tersebut dianalogikan sebagai bahtera besar yang membawa dan menyebarkan syiar Islam. Sementara itu, siluet denahnya menggambarkan bentuk bulan dan bintang yang lekat dengan simbol Islam.

Tak hanya mengedepankan estetika, desain masjid ini juga sarat makna. Bentuk dasar bangunan yang merepresentasikan bintang memiliki lima sudut, terinspirasi dari lima rukun Islam. Komposisi bangunannya pun dibagi menjadi lima bagian sebagai simbol lima waktu salat dalam sehari.

Menurut salah satu pengurus Masjid Apung An-Nur, Ustaz Rezza Darma Saputra, nama An-Nur berasal dari bahasa Arab yang berarti cahaya. Nama tersebut mengandung harapan agar masjid menjadi tempat yang memancarkan cahaya keimanan dan keberkahan bagi umat.

“Masjid ini mampu menampung sekitar 600 jemaah di area utama. Sementara itu, area plaza dapat menampung sekitar 300 jemaah sehingga kapasitas keseluruhannya mencapai 900 orang,” ujar ustad Rezza, kepada mtimes.id, saat wawancara, Selasa (20/10/2026)

Dari Rencana Lama hingga Menjadi Ikon Wisata Religi

Kehadiran Masjid Apung An-Nur merupakan bagian dari perjalanan pembangunan yang cukup panjang. Rencana pembangunannya dimulai pada 2019, saat Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta. Namun, prosesnya sempat terkendala pandemi Covid-19.

Pembangunan kemudian dilanjutkan pada Mei 2024 dan rampung pada 29 Juli 2026. Masjid ini selanjutnya diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Peresmian tersebut juga menjadi momentum pelaksanaan salat Jumat perdana di masjid yang berdiri di kawasan pesisir Ancol ini.

Dengan konsep bangunan yang menjorok ke laut dan sebagian ruang yang terbuka, pengunjung dapat merasakan semilir angin laut saat berada di area masjid. Suasananya menghadirkan pengalaman berbeda, terutama bagi mereka yang ingin beribadah sekaligus sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Jauh-Jauh dari Bandung, Berangkat Usai Subuh demi Salat Duha

Daya tarik Masjid Apung An-Nur turut dirasakan pengunjung dari luar Jakarta. Salah satunya rombongan kecil dari Bandung yang terdiri dari Ibu Dwi, Bapak Agus, dan Ustaz Apip.

Ketiganya berangkat dari Bandung sekitar pukul 06.00 WIB, setelah menunaikan salat Subuh. Mereka tiba di kawasan Ancol sekitar pukul 09.00 WIB dan kemudian bergegas menuju masjid untuk melaksanakan salat Duha.

Bagi mereka, kunjungan tersebut menjadi pengalaman istimewa yang patut disyukuri. Selain beribadah, mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk membaca Al-Qur’an dan memanjatkan doa di tengah suasana masjid yang dinilai indah dan menenangkan.

“Luar biasa, sangat indah. Walaupun berada di Jakarta yang panas, saat masuk masjid terasa adem. Ini anugerah Allah SWT,” ungkap mereka saat ditemui di lokasi.

Mereka mengaku mengetahui keberadaan masjid tersebut melalui media sosial dan informasi dari keluarga. Kunjungan yang awalnya tidak direncanakan secara khusus itu justru menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus menyaksikan langsung keunikan masjid terapung di Ibu Kota.

Selain arsitekturnya, rombongan tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kebersihan dan perawatan fasilitas masjid, termasuk kondisi toilet yang terjaga dengan baik. Bagi mereka, kenyamanan tempat ibadah menjadi bagian penting yang membuat pengalaman berkunjung semakin berkesan.

Mereka pun berharap informasi mengenai masjid-masjid indah di Indonesia semakin luas diberitakan sehingga dapat mendorong lebih banyak masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung dan melakukan wisata religi.

Kehadiran Masjid Apung An-Nur memperlihatkan bahwa rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga dapat menjadi ruang yang mempertemukan keindahan arsitektur, kekayaan maritim, dan pengalaman spiritual. Di tengah hamparan laut Ancol, masjid ini menawarkan satu pengalaman sederhana namun bermakna: beribadah dengan khusyuk sambil mensyukuri keindahan ciptaan-Nya. (Alvuza Faturrahman)

Tagging :