Sukabumi Utara Raih Benyamin S Award 2026, Kampung Budaya Rawa Belong Jadi Andalan

JAKARTA, (Mtimes) – Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berhasil meraih penghargaan kategori Sejahtera dalam ajang Benyamin S Award (BSA) 2026. Prestasi ini menjadi dorongan bagi wilayah tersebut untuk terus mengembangkan potensi masyarakat, termasuk memperkuat kawasan Kampung Wisata Budaya Betawi Rawa Belong.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo kepada Lurah Sukabumi Utara Ali Syahidin di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2026).
Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Murthadho mengapresiasi pencapaian Kelurahan Sukabumi Utara. Menurut dia, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kelurahan untuk terus meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan inovasi dalam pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kategori Sejahtera diraih Kelurahan Sukabumi Utara. Saya mengucapkan selamat kepada Lurah Sukabumi Utara, serta Kelurahan Taman Sari dan Srengseng yang juga meraih prestasi pada Benyamin S Award 2026,” ujar Ali.
Sementara itu, Lurah Sukabumi Utara Ali Syahidin mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi atas capaian wilayah, melainkan juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lingkungan.
Salah satu fokus pengembangan tersebut adalah kawasan Kampung Wisata Budaya Betawi Rawa Belong yang memiliki kekayaan sejarah, tradisi, seni, dan potensi ekonomi masyarakat.
“Benyamin S Award ini bukan sebuah akhir, tetapi menjadi pemantik dan stimulus bagi masyarakat Kelurahan Sukabumi Utara yang sedang membangun kawasan Kampung Wisata Budaya Betawi Rawa Belong,” ungkap Ali.
Ia menjelaskan, kawasan Rawa Belong telah ditetapkan sebagai destinasi wisata kampung oleh Dinas Pariwisata pada 2023. Selanjutnya, kawasan tersebut diresmikan sebagai kampung budaya oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta pada 24 Oktober 2026.
Pemerintah kelurahan bersama masyarakat menargetkan Sukabumi Utara dapat berkembang menjadi kawasan wisata budaya Betawi yang dikenal lebih luas pada 2030.
Sejumlah potensi unggulan disiapkan untuk mendukung target tersebut, mulai dari wisata religi dan sejarah, kuliner khas Betawi, hingga Pasar Bunga Rawa Belong yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan bunga terbesar di Asia Tenggara.

Menurut Ali, keberhasilan meraih penghargaan kategori Sejahtera tidak terlepas dari peran serta masyarakat Sukabumi Utara yang jumlahnya lebih dari 47.000 jiwa.
Keterlibatan warga terlihat dalam berbagai upaya, mulai dari pelestarian budaya Betawi, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, hingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk warga Sukabumi Utara yang telah berupaya melestarikan budaya, menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
52 Kelurahan Ikuti Benyamin S Award 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, Benyamin S Award merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada kelurahan yang berkomitmen meningkatkan kualitas wilayah dan pelayanan publik.
Ajang tersebut juga dirancang untuk mendorong persaingan positif antarkelurahan agar semakin kreatif dalam menghadirkan inovasi dan menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, indah, serta sejahtera.
Dari total 267 kelurahan di Jakarta, sebanyak 52 kelurahan mengikuti Benyamin S Award 2026. Jumlah peserta tersebut terdiri dari perwakilan kelurahan di lima kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Proses penilaian dilakukan secara bertahap. Penilaian tahap pertama berlangsung secara daring pada pekan pertama dan kedua September 2026. Selanjutnya, pada pekan ketiga dan keempat September, dilakukan penilaian lanjutan hingga jumlah peserta mengerucut menjadi 25 kelurahan.
Pada Oktober 2026, panitia menetapkan 10 kelurahan sebagai finalis, yakni Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan Pulau Panggang.
Penjurian final melibatkan empat orang yang memiliki kompetensi di bidang pembangunan, lingkungan, dan tata kota. Mereka adalah Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga, Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Lingkungan Indonesia Endra S. Atmawidjaja, Dewan Pembina Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) Wicaksono Sarosa, serta pengamat tata kota Yayat Supriyatna.

Pramono berharap, jumlah kelurahan yang berpartisipasi dalam ajang tersebut terus meningkat pada tahun mendatang. Dengan demikian, semakin banyak wilayah yang terdorong melakukan pembenahan dan menghadirkan terobosan untuk meningkatkan kualitas hidup warganya.
“Ini merupakan kegiatan yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memacu dan memberikan persaingan di antara kelurahan-kelurahan yang ada di seluruh Jakarta,” ujarnya.
Selain itu, Pramono berencana memberikan kesempatan kepada 10 finalis Benyamin S Award untuk mempelajari tata kelola wilayah di luar negeri, di antaranya Jepang atau China.
Inovasi dan praktik baik yang muncul dari ajang tersebut juga akan dibagikan kepada para lurah sebagai bahan pembelajaran dan inspirasi dalam mengembangkan wilayah masing-masing.
Benyamin S Award 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedua. Ajang penghargaan yang dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah ini diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat pembangunan berbasis wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain Sukabumi Utara yang meraih kategori Sejahtera, Kelurahan Taman Sari dan Srengseng dari Jakarta Barat juga berhasil masuk dalam 10 besar finalis Benyamin S Award 2026.
