BYD Denza Resmi Berganti Nama Menjadi Danza, Simak Penjelasannya!

JAKARTA (Mtimes) – PT. BYD Motor Indonesia resmi mengonfirmasi perubahan nama merek Denza menjadi Danza untuk pasar Indonesia. Perubahan identitas ini sekaligus menandai penyesuaian BYD terhadap penggunaan merek kendaraan premium mereka di Tanah Air.

Dilansir dari Oto Plus, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan menyampaikan perubahan nama tersebut.

“Denza secara resmi berganti nama menjadi Danza sebagai identitas merek di Indonesia. Hal ini sebagai langkah tegas perusahaan atas komitmen jangka panjang kami untuk terus mengembangkan mobilitas premium di Indonesia,” ujar Luther Panjaitan dalam keterangnya di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

“Melalui identitas Danza, kami akan terus menghadirkan inovasi teknologi, produk terbaik serta memperkuat layanan yang menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang,” tambahnya.

Sebelumnya, perubahan nama ini tidak terlepas dari persoalan merek Denza di Indonesia. Sebelumnya, BYD Company Limited menghadapi sengketa terkait penggunaan nama tersebut karena merek Denza telah lebih dahulu tercatat atas nama pihak lain di Indonesia.

Dalam perkembangan berikutnya, BYD mengambil langkah dengan mendaftarkan nama Danza sebagai alternatif untuk digunakan di pasar Indonesia.

Perubahan ini sekaligus memperlihatkan bahwa BYD memilih mempertahankan kesinambungan identitas nama Denza melalui penggunaan nama Danza, sembari menyesuaikannya dengan kondisi merek di Indonesia.

BYD juga menegaskan bahwa perubahan nama tersebut tidak mengubah komitmen perusahaan terhadap pelanggan.

“Kami juga tetap mempertahankan standar kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan pelanggan yang selama ini menjadi fondasi utama bisnis,” pungkas Luther Panjaitan.

Sebelumnya, BYD sendiri secara resmi memperkenalkan Denza sebagai sub-brand premium di Indonesia, termasuk melalui kehadiran Denza D9.

Dengan demikian, mulai sekarang nama Danza menjadi identitas yang digunakan BYD untuk merek premium tersebut di Indonesia. (yudi purwanto)

Tagging :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *