BMKG Ungkap Penyebab Cuaca di Jakarta Panas Menyengat, Suhu Capai 36 Derajat

JAKARTA (Mtimes) – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menyebut kondisi panas yang dirasakan masyarakat beberapa hari ini begitu panas menyengat. BMKG mengungkap hal ini berkaitan dengan intensitas radiasi matahari.

Selain itu, disebutkan BMKG karena minimnya tutupan awan dalam beberapa hari terakhir.

“Langit yang relatif cerah membuat sinar Matahari lebih leluasa mencapai permukaan bumi. Sehingga paparan panas terasa semakin menyengat, terutama pada siang hari,” kata Koordinator Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG, Supari, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis, 15 Oktober 2026.

Kondisi ini berbeda dibandingkan sekitar sepekan sebelumnya. Yakni ketika sejumlah wilayah, termasuk Bogor, masih mengalami hujan.

“Berkurangnya hujan dan tutupan awan membuat kondisi atmosfer lebih mendukung. Yaitu untuk peningkatan suhu pada siang hari,” katanya.

Fenomena juga berkaitan dengan pola musiman pada Oktober. Pada periode ini, masyarakat kerap mengeluhkan cuaca panas, terutama di wilayah Pulau Jawa.

Salah satu faktor yang memengaruhi intensitas penyinaran adalah posisi semu matahari yang berada di sekitar wilayah selatan ekuator. Sehingga sejumlah daerah di Jawa menerima penyinaran matahari yang cukup intens.

“Ketika kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan minimnya awan. Maka matahari yang mencapai permukaan bumi menjadi lebih besar,” katanya.

Tagging :