Janji Pengobatan Gratis Korban Karhutla, Stafsus Mensesneg Binbin Firman Malah Dicemooh Mahasiswa
JAKARTA (Mtimes) – Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Stafsus Mensesneg), Binbin Firman Tresnadi, menjadi sasaran roasting atau olok-olok mahasiswa Trisakti saat menemui massa aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Awalnya, Binbin menemui massa aksi dan naik ke mobil komando untuk menanggapi tiga tuntutan mahasiswa. Mereka menuntut pemulihan ekologi, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan nasional; penghapusan rangkap jabatan pejabat; serta pengembalian supremasi sipil.
Binbin berjanji akan menyampaikan seluruh tuntutan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menjanjikan pengobatan gratis bagi seluruh korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Saya berjanji warga masyarakat yang terdampak ISPA, baik itu di Kalimantan, di Sumatera, di Riau, di Palembang, untuk dapat berobat gratis di rumah sakit! Dan akan memastikan bahwa setiap warga terdampak ISPA mendapatkan pelayanan rumah sakit tanpa dipungut biaya!” kata Binbin.
Namun, pernyataan itu justru disambut olokan dari massa aksi.
Situasi semakin ramai ketika seorang mahasiswa naik ke mobil komando saat Binbin masih berbicara. Mahasiswa tersebut merebut mikrofon dari Binbin dan mengingatkan peserta aksi agar tidak mudah percaya dengan janji yang disampaikan sang staf khusus.
“Jangan terlalu percaya sama beliau!” seru mahasiswa itu.
Ia kemudian menyinggung janji Binbin saat menemui mahasiswa dalam aksi demonstrasi beberapa pekan sebelumnya. Menurutnya, Binbin pernah berjanji akan turun dari jabatannya jika persoalan karhutla tidak selesai dalam tiga hari kerja.
“Dia, berjanji kalau tiga hari masalah karhutla enggak kelar, beliau berjanji ke teman-teman mahasiswa dua minggu lalu untuk turun dari jabatan!” serunya.
Mahasiswa itu menilai Binbin belum menepati janjinya meski sudah dua minggu berlalu. Ia juga mempertanyakan tindak lanjut pemerintah dalam menangani persoalan karhutla.
“Jadi perlu diingat saja teman-teman, beliau ini sudah mengingkari janjinya kepada mahasiswa yang kemarin demo! Sekarang mau janji lagi teman-teman semuanya! Kemarin beliau kata teman-teman janji tiga hari kerja, sekarang sudah dua minggu, enggak ada tindak lanjut juga!” tambahnya.
Pernyataan tersebut kembali memancing reaksi massa aksi. Para mahasiswa meneriakkan cemoohan saat rekannya menyampaikan kritik terhadap janji Binbin yang dinilai belum terealisasi.

