YouTube Hadirkan Fitur Baru untuk Kreator, dari “Shorts Series” hingga “Open Call”
JAKARTA (Mtimes) – YouTube secara resmi mengumumkan peluncuran sejumlah fitur baru untuk kreator dan penonton. Platform berbagi video itu, mengumumkan sederet fitur baru di Indonesia yang dapat berguna bagi kreator mulai dari fitur “Short Series” hingga fitur “Open Call”.
Fitur yang memungkinkan kreator menyusun konten video pendek (Shorts) menjadi satu alur cerita yang berurutan sehingga memudahkan penonton mengikuti jalan cerita. Fitur ini mengakomodasi tren microdrama.
Sedangkan untuk fitur yang tersedia melalui Creator Partnership Hub, memudahkan kreator melihat deskripsi kemitraan dari pemilik usaha serta memilih atau menyesuaikan konten dengan merek yang diinginkan.
Country Director YouTube Indonesia Veronica Utami saat Press Briefing YouTube Festival Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu menyatakan bahwa fitur-fitur itu adalah inovasi untuk mendukung platform tersebut yang kini telah berevolusi menjadi episentrum budaya, koneksi, dan perdagangan (commerce).
“Akhir September lalu kami meluncurkan fitur baru yang kita sebut dengan Short Series. Itu memungkinkan kreator bisa menyusun konten Shorts mereka menjadi satu alur cerita yang sifatnya berurutan sehingga audiens lebih mudah untuk menemukan dan mengikuti alur ceritanya,” kata Vero menjelaskan fitur baru “Shorts Series”.
Menurut Vero, dikutip dari Antaranews, fitur “Short Series” hadir mengakomodasi tren konten microdrama yang tengah berkembang dan naik daun. Tidak hanya berguna untuk kreator tapi konten ini juga menarik bagi penonton karena memudahkan mereka mencari konten dengan alur cerita menarik.
Fitur “Open Call” dapat ditemui melalui Creator Partnership Hub. Para kreator dapat dengan mudah mendapatkan akses ke deskripsi kemitraan yang dibagikan para pemilik usaha sehingga mereka dapat memilih dan menyesuaikan konten mereka untuk berkreasi sesuai kemitraan yang dipilihnya.
Selain tiga fitur baru, Vero mengatakan telah memperluas jangkauan fitur YouTube Shopping Affiliate yang sebelumnya pada 2024 hanya terintegrasi dengan platform lokapasar Shopee.

