Ancol Berdzikir dan Bershalawat, Pemprov DKI Berharap Jakarta Selalu Aman dan Penuh Berkah
JAKARTA (Mtimes) – Kawasan pesisir Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dalam kegiatan Ancol Berdzikir dan Bershalawat, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Masjid Apung An-Nur tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat di tengah pesatnya perkembangan Jakarta sebagai kota global.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut positif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pemprov DKI menilai, pembangunan Jakarta tidak hanya perlu berorientasi pada kemajuan fisik, teknologi, dan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan moral serta spiritual warganya.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setdaprov DKI Jakarta, Muhammad Matsani, mengatakan, kemajuan sebuah kota semestinya berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Menurut dia, kematangan moral, toleransi, dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap memiliki karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kemajuan kota harus tercermin dari kematangan moral, spiritual, toleransi, dan kepedulian sosial. Mari jadikan zikir dan selawat sebagai energi penyejuk untuk menjaga Jakarta tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” ujar Matsani.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, menjelaskan bahwa kegiatan Ancol Berdzikir dan Bershalawat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan aktivitas positif yang selaras dengan aspirasi masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan tersebut, Ancol ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual bagi pengunjung.
“Melalui bimbingan para ulama dan habaib, kami mengadakan ibadah zikir dan selawat bersama. Kami ingin Ancol menghadirkan kedamaian dan kebahagiaan melalui wisata religi yang membawa berkah,” kata Syahmudrian.
Dia menambahkan, Ancol saat ini tengah menjalankan transformasi dalam kurun waktu dua hingga empat tahun ke depan. Transformasi tersebut diarahkan untuk menjadikan kawasan rekreasi Ancol tetap relevan, inklusif, serta menjadi kebanggaan nasional.
Salah satu bagian penting dari transformasi itu adalah komitmen untuk merawat dan memakmurkan Masjid Apung An-Nur, sesuai amanat Pemprov DKI Jakarta.
Syahmudrian pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberadaan masjid tersebut agar tidak hanya menjadi ikon baru kawasan pesisir Ancol, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama merawat dan menghidupkan Masjid Apung An-Nur sebagai pusat ibadah, kajian, dan syiar Islam,” ungkapnya.
Masjid Apung An-Nur Jadi Ruang Syiar Islam
Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Ulama Habaib (DPP FUHAB), KH M Luthfi Zawawi. Dia menyambut baik kolaborasi antara ulama, habaib, Pemprov DKI Jakarta, serta badan usaha milik daerah (BUMD), di antaranya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Menurut Luthfi, kegiatan Ancol Berdzikir dan Bershalawat menjadi momentum istimewa karena menghadirkan kegiatan zikir dan selawat berskala besar di kawasan pesisir Jakarta.
“Acara ini sebagai momentum bersejarah karena menjadi salah satu penyelenggaraan zikir dan selawat berskala besar di kawasan pesisir Ancol,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan bahwa Masjid Apung An-Nur yang baru diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kini mulai dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ibadah. Salah satunya pelaksanaan salat Jumat perdana.
Bagi Luthfi, keberadaan masjid di kawasan pesisir tersebut memiliki makna lebih dari sekadar tempat ibadah. Masjid Apung An-Nur diharapkan menjadi ruang syiar Islam sekaligus tempat masyarakat memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
“Duduk bersimpuh di tepi lautan seraya melantunkan asma Allah dan selawat kepada Rasulullah menjadi ikhtiar batin bersama. Semoga doa dari pesisir Jakarta ini membawa keberkahan, kesejahteraan, serta mewujudkan negeri yang adil dan makmur,” tandasnya.
Melalui kegiatan Ancol Berdzikir dan Bershalawat, kawasan Ancol diharapkan semakin berkembang sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan hiburan dan rekreasi, tetapi juga menghadirkan ruang ibadah, dakwah, dan kegiatan spiritual bagi masyarakat.

