BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Wilayah Jabodetabek 1-2 November

JAKARTA (Mtimes) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan Jabodetabek pada tanggal 1–2 November 2026.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem. Sebab, pengaruh El Nino yang sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif belum sepenuhnya menghilangkan peluang terbentuknya awan hujan.

Melalui prakiraan cuaca mingguan periode 30 Oktober sampai 5 November 2026, BMKG menyebutkan bahwa dinamika atmosfer masih mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

“Kendati kekeringan masih melanda, cuaca ekstrem berupa hujan lebat tetap membayangi sejumlah daerah lain,” demikian keterangan BMKG dalam siaran pers.

BMKG telah menyusun gambaran kondisi hujan Indonesia untuk sepuluh hari pertama November 2026 atau Dasarian I November.

Hasil prediksi menunjukkan bahwa kategori curah hujan menengah masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Persentasenya mencapai 67,62 persen dari keseluruhan wilayah yang dipetakan.

Jabodetabek (1–2 November 2026)

BMKG menetapkan status Waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa daerah seperti Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Untuk wilayah Jakarta sendiri, hujan ringan berpotensi turun pada malam/dini hari serta sore hari di beberapa titik seperti Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Potensi Bencana Hidrometeorologi

Masyarakat diminta siaga terhadap kemungkinan banjir, genangan, angin kencang, serta tanah longsor di daerah rawan.

Informasi cuaca terkini dapat dicek secara berkala melalui situs resmi BMKG atau layanan nowcasting di Halaman Peringatan Dini BMKG. Laporan darurat kebencanaan dapat diakses lewat PetaBencana.id.

Tagging :