Wali Kota Bekasi Lantik 67 Pejabat Duduki Pos Baru, Termasuk Adik Ipar Sebagai Sekda

Kota Bekasi (Mtimes) – Wali Kota Bekasi resmi melantik 67 pejabat eselon II, III dan IV untuk menduduki pos baru dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi, termasuk melantik adik ipar Wali Kota menduduki jabatan sebagai Sekda Kota Bekasi yang baru, bertempat di Aula Nonon Shontani, gedung Pemkot Bekasi, Senin (2/11/2026).

Muhammad Solihin yang disebut sebut adik ipar Wali Kota Bekasi sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi resmi dilantik sebagai Sekda Kota Bekasi yang baru menggantikan Sekda lama Ahmad Junaedi yang telah memasuki masa pensiun.

Wali Kota Bekasi berharap Sekda yang baru dapat menjadi jembatan komunikasi antara wali kota, wakil wali kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta 23 ribu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Selain melantik Solihin, masih ditempat yang sama Wali Kota Bekasi juga melantik pejabat untuk menduduki jabatan strategis lainnya yakni, Ir. Zeno Bachtiar, S.Si.T., M.Si., M.T. sebagai Inspektur Kota Bekasi. Sementara di jajaran BUMD, Wali Kota Bekasi melantik Bahrul Alam, S.T., CRMP menduduki jabatan sebagai Direktur Bidang Teknik Perumda Air Minum Tirta Patriot Kota Bekasi periode 2026–2031

Pelantikan ke 67 pejabat tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 800.1.3.3/Kep.344-BKPSDM/X/2026 tertanggal 30 Oktober 2026

Usai pelantikan, Wali Kota Bekasi, menegaskan bahwa pejabat yang menerima amanah harus mampu menjadi penggerak organisasi dan membangun komunikasi yang baik di seluruh jajaran pemerintahan.

Ia menyebut posisi Sekda memiliki peran sentral dalam menjembatani kepala daerah, wakil kepala daerah, Forkopimda, serta sekitar 23 ribu ASN di lingkungan Pemkot Bekasi.

“Sekda memiliki tugas yang sangat sentral. Ia harus mampu menjembatani dan mengomunikasikan berbagai kebutuhan, sekaligus menjadi penyambung lidah bagi ASN. Yang paling penting, Sekda harus mampu menggerakkan roda organisasi Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Tri.

Tri juga meminta seluruh pejabat untuk meningkatkan kualitas kinerja dengan berorientasi pada hasil atau outcome, bukan hanya menyelesaikan kegiatan secara administratif. Ia menekankan pentingnya evaluasi, pembelajaran, dan kolaborasi lintas perangkat daerah agar program berjalan lebih efektif.

“Sekarang kita harus berbicara tentang outcome, bukan hanya output. Pelajari bagaimana menyusun laporan dan mengeksekusi program. Kita harus terus mengevaluasi diri, beradaptasi, serta mengonsolidasikan program antarperangkat daerah agar efisiensi dan efektivitas benar-benar terwujud,” tambahnya.

Selain itu, Tri mengingatkan pejabat yang dilantik agar menjalankan amanah dengan integritas, tanggung jawab, dan semangat melayani. Ia berharap jajaran Pemkot Bekasi terus meningkatkan kemampuan, saling berbagi pengetahuan, serta memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap organisasi pemerintahan semakin solid, responsif, dan mampu menghasilkan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.

(*/AZ)

Tagging :